Di dunia digital marketing, banyak orang terlalu fokus ke iklan. Padahal, iklan itu sebenarnya cuma “kendaraan pengantar”. Yang benar-benar menentukan jadi atau tidaknya penjualan justru ada di halaman tujuan, yaitu landing page. Itulah kenapa memahami cara membuat landing page sekarang jadi skill penting, bukan cuma buat marketer, tapi juga buat pemilik bisnis.
Coba bayangkan kamu punya toko offline. Kamu sudah pasang spanduk gede, sebar brosur ke mana-mana, bahkan sampai pasang iklan radio. Tapi begitu orang datang ke toko, isinya berantakan, penjaganya bingung, dan produknya nggak jelas mau diarahkan ke mana. Kira-kira pengunjung bakal betah nggak? Kurang lebih, itulah gambaran promosi tanpa landing page yang tepat.
Landing page bisa dibilang sebagai “sales digital”. Dia bekerja 24 jam non-stop, menjelaskan produk atau jasa, meyakinkan calon pelanggan, lalu mengarahkan mereka untuk melakukan aksi. Mau itu isi form, klik WhatsApp, atau langsung beli. Tanpa landing page yang jelas dan terarah, traffic yang datang sering kali cuma berakhir jadi angka statistik, bukan penjualan.
Artikel ini dibuat khusus buat kamu yang ingin belajar cara membuat landing page secara mandiri, mulai dari konsep sampai praktiknya. Jadi bukan cuma teori doang, tapi benar-benar bisa kamu terapkan. Cocok buat pemula, UMKM, freelancer, sampai pebisnis yang ingin lebih paham alur digital marketing tanpa harus ribet.
Apa Itu Landing Page dan Tujuannya dalam Bisnis
Sebelum masuk ke tutorial membuat landing page, kita samakan dulu persepsi soal pengertiannya. Landing page adalah halaman website yang dibuat khusus untuk satu tujuan yang sangat spesifik. Berbeda dengan website biasa yang punya banyak menu dan halaman, landing page dibuat lebih fokus dan minim distraksi.
Biasanya, tujuan utama landing page cuma satu, misalnya:
- Mengumpulkan data calon pelanggan
- Mengarahkan orang untuk klik WhatsApp
- Menjual satu produk atau satu jasa
- Mengajak daftar webinar atau event
Karena fokus ke satu tujuan, isi landing page jadi lebih terarah. Nggak ada menu berlebihan, nggak ada link ke mana-mana. Semua elemen di dalamnya dibuat untuk mendukung satu aksi utama yang kita inginkan dari pengunjung.
Kalau website itu diibaratkan seperti pusat perbelanjaan, maka landing page lebih mirip stand pameran. Di stand, kamu nggak menjual semua produk sekaligus. Kamu hanya menampilkan satu produk unggulan, dengan pesan yang jelas dan langsung ke inti masalah calon pembeli.
Dalam praktik Cara Membuat Landing Page yang menarik, biasanya ada beberapa elemen utama yang hampir selalu muncul, seperti:
- Headline yang langsung menyorot masalah
- Subheadline sebagai penjelasan singkat
- Penjabaran solusi atau penawaran
- Benefit yang mudah dipahami
- Bukti pendukung (testimoni atau portofolio)
- Call-to-action (CTA) yang jelas
Tujuan landing page bukan untuk bikin orang kagum atau terpukau, tapi untuk bikin orang bertindak. Jadi, kalau landing page kamu terlihat sederhana tapi konversinya tinggi, itu justru tanda kalau landing page tersebut bekerja dengan baik.
Persiapan yang Perlu Dilakukan Sebelum Membuat Landing Page
Nah, ini bagian yang sering dianggap sepele, padahal justru paling menentukan hasil landing page. Banyak orang gagal bukan karena salah tools atau salah platform, tapi karena langsung lompat ke desain tanpa persiapan yang matang.
1. Tentukan Tujuan Landing Page dengan Jelas
Dalam cara membuat landing page yang efektif, tujuan harus benar-benar spesifik. Jangan pakai tujuan yang terlalu umum seperti “biar keren” atau “yang penting punya landing page”.
Contoh tujuan yang lebih jelas:
- Mengajak calon klien chat via WhatsApp
- Mengumpulkan leads dari iklan
- Menjual satu produk tertentu
Ingat, satu landing page sebaiknya cuma punya satu tujuan utama. Kalau tujuannya kebanyakan, hasilnya biasanya malah nggak ke mana-mana.
2. Riset dan Pahami Target Audiens
Ini bukan cuma soal umur dan jenis kelamin. Coba gali lebih dalam:
- Mereka lagi punya masalah apa sekarang?
- Kenapa masalah itu bikin mereka pusing?
- Kata-kata apa yang biasanya mereka pakai saat curhat?
Misalnya kamu jual jasa desain, kalimat seperti:
“Capek ganti-ganti vendor tapi hasilnya nggak sesuai ekspektasi?”
Kalimat ini terasa lebih “kena” karena datang dari sudut pandang audiens, bukan dari bahasa marketing yang kaku dan terlalu formal.
3. Tentukan Pesan Utama (Core Message)
Dalam cara membuat landing page sederhana, satu pesan utama itu sudah lebih dari cukup. Jangan kebanyakan jargon atau istilah ribet.
Coba tanyakan ke diri sendiri:
“Kalau pengunjung cuma baca 10 detik, apa satu hal yang harus mereka pahami?”
Jawaban dari pertanyaan itu adalah pesan utama landing page kamu.
4. Siapkan Alur Konten Sebelum Masuk ke Desain
Sebelum mikirin warna, font, atau animasi, susun dulu alur kontennya:
Masalah → solusi → manfaat → CTA
Dengan alur yang jelas, proses tutorial bikin landing page jadi jauh lebih gampang dan hasil akhirnya juga lebih fokus.
Langkah-Langkah Cara Membuat Landing Page yang Efektif
Setelah persiapan beres, sekarang kita masuk ke bagian praktik cara membuat landing page secara mandiri.
1. Pilih Platform yang Sesuai
Kalau kamu masih pemula, pilih platform yang:
- Mudah digunakan
- Bisa drag & drop
- Nggak ribet urusan teknis
Ingat, yang paling penting bukan platformnya, tapi cara kamu menyusun kontennya.
2. Susun Struktur Landing Page
Struktur yang paling aman dan sering dipakai:
- Headline (masalah utama)
- Subheadline (janji solusi)
- Penjelasan singkat
- Benefit utama
- Bukti pendukung
- Call-to-Action
Struktur ini sudah terbukti efektif di banyak tutorial membuat landing page.
3. Buat Copywriting yang Natural dan Mengalir
Gunakan bahasa ngobrol. Bayangkan kamu sedang menjelaskan ke teman dekat.
❌ “Kami menyediakan solusi digital terintegrasi”
✅ “Promosi sudah jalan, tapi kok order masih sepi ya?”
Semakin terasa manusiawi, semakin besar peluang pengunjung betah membaca.
4. Pasang CTA yang Jelas tapi Nggak Maksa
CTA nggak harus terkesan jualan keras. Contoh CTA yang lebih santai:
- “Konsultasi Gratis Sekarang”
- “Cek Solusinya di Sini”
Yang penting mudah ditemukan dan jelas fungsinya.
5. Gunakan Visual Pendukung, Bukan Sekadar Pajangan
Gambar atau video sebaiknya:
- Relevan dengan pesan
- Tidak terlalu berat
- Membantu membangun emosi pembaca
Dalam cara membuat landing page yang menarik, visual itu pelengkap, bukan pusat perhatian.
6. Lakukan Testing Sebelum Publish
Sebelum landing page online:
- Cek tampilannya di HP
- Pastikan semua tombol bisa diklik
- Coba isi form dan lihat apakah masuk
Testing kecil seperti ini sering dilewatkan, padahal dampaknya besar.
Mengapa Banyak Orang Menggunakan Jasa Pembuatan Landing Page Profesional?
Meskipun cara bikin landing page bisa dipelajari, kenyataannya banyak orang tetap memilih menggunakan jasa profesional seperti Kreasindo Digital. Bukan karena malas belajar, tapi karena faktor efisiensi dan hasil.
Pertama, soal waktu. Pebisnis biasanya nggak punya banyak waktu untuk trial-error. Landing Page yang bagus butuh:
- Riset
- Copywriting
- Desain
- Optimasi
Kedua, soal pengalaman. Profesional sudah tahu bahwa cara membuat landing page yang bagus seperti apa :
- Headline seperti apa yang biasanya konversinya tinggi
- CTA mana yang paling sering diklik
- Struktur yang nyaman dibaca oleh audiens
Ketiga, soal tujuan bisnis. Kalau landing page dipakai untuk campaign besar atau iklan berbayar, kesalahan kecil saja bisa berdampak ke biaya iklan.
Makanya, banyak orang belajar cara membuat landing page sederhana dulu, lalu ketika butuh hasil maksimal, mereka memilih menyerahkan ke ahlinya.
Baca Juga : Jasa Pembuatan Landing Page Terbaik di Indonesia
Gunakan Jasa Pembuatan Landing Page Kreasindo Digital Sekarang!
Belajar cara membuat landing page secara mandiri adalah langkah yang sangat bagus, terutama buat pemula. Kamu jadi paham alurnya, tahu mana yang penting, dan nggak asal ikut-ikutan tren.
Lewat artikel ini, kamu sudah mempelajari:
- Pengertian dan fungsi landing page
- Tujuan landing page dalam bisnis
- Persiapan sebelum membuat landing page
- Tutorial membuat landing page step by step
- Alasan kenapa jasa profesional tetap dibutuhkan
Kalau kamu masih di tahap belajar, silakan praktikkan cara membuat landing page sederhana dari panduan ini. Tapi kalau kamu ingin landing page yang benar-benar siap dipakai jualan dan mendukung campaign bisnis, menggunakan jasa profesional dari Kreasindo Digital bisa jadi pilihan yang lebih efisien.
Intinya, cara membuat landing page itu bukan soal kelihatan keren atau tidak, tapi soal berfungsi atau tidak.
Informasi lebih lengkap hubungi nomor whatsapp 0819-3323-2425 atau melalui website www.kreasindodigital.com

